Jadi Sarana Pendidikan Karakter, Madrasah se-Bireuen Sembelih 86 Ekor Hewan Kurban

Ade Hikma

Ade Hikma

28 Mei 2026, 23:42 WIB

2 menit baca
Jadi Sarana Pendidikan Karakter, Madrasah se-Bireuen Sembelih 86 Ekor Hewan Kurban

Salah satu hewan qurban yang disembelih di lingkungan madrasah . Foto: Dok.Ist

BIREUEN - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen melalui jajaran madrasah di berbagai jenjang pendidikan secara serentak melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Agenda bernuansa religi dan sosial ini digelar dalam rangka mengisi momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026.

Prosesi penyembelihan tersebut dilaksanakan di sejumlah lokasi madrasah di lingkungan Kemenag Bireuen. Kegiatan ini secara aktif melibatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di sekolah-sekolah Islam tersebut serta menggandeng masyarakat yang bermukim di lingkungan sekitar.

Pada tahun ini, akumulasi komoditas hewan kurban yang berhasil dihimpun dan disembelih di lingkungan madrasah mencapai angka yang cukup masif, yakni total 86 ekor. Secara teperinci, sumbangsih tersebut didominasi oleh tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dengan jumlah 66 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Selanjutnya, pada tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) tercatat sebanyak 10 ekor sapi dan 2 ekor kambing, sementara pada jenjang Madrasah Aliyah (MA) menyumbang sebanyak 4 ekor sapi.

Sejak satu hari sebelumnya hingga hari ini, atmosfer gotong royong yang kental tampak mewarnai area pelaksanaan kurban di berbagai kompleks madrasah. Jajaran ASN bersama warga sekitar saling bahu-membahu mengelola seluruh tahapan kurban, mulai dari proses penyembelihan satwa, pemotongan, pengemasan ke dalam paket-paket siap edar, hingga rantai pendistribusian daging kepada para penerima manfaat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para ASN madrasah yang konsisten merawat dan menumbuhkan semangat berkurban di lingkungan kerja setiap tahunnya. Menurut Zulkifli, ibadah kurban bukan sekadar bentuk ketaatan personal kepada Allah SWT, melainkan juga instrumen nyata dari kepedulian sosial serta penguat pilar kebersamaan.

“Semangat para ASN madrasah dalam berqurban patut diapresiasi. Ini bukan hanya ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian dan kebersamaan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. H. Zulkifli, Kamis.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelaksanaan kurban di lingkungan sekolah ini juga berfungsi strategis sebagai sarana pendidikan karakter yang riil bagi para peserta didik. Melalui pemandangan dan keterlibatan ini, siswa diharapkan dapat mengadopsi serta memahami nilai-nilai keikhlasan, esensi pengorbanan, dan keluhuran semangat berbagi sejak usia dini.

Seluruh paket daging kurban yang telah dikemas kemudian dialokasikan secara merata kepada masyarakat sekitar madrasah, para siswa dari keluarga kurang mampu, serta sejumlah elemen penerima lainnya yang telah didata. Momentum Idul Adha ini diharapkan mampu mempererat relasi harmonis antara institusi madrasah dan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai-nilai sosial keagamaan yang kuat di ekosistem pendidikan Bireuen.

Editor : Ade Hikma

Komentar

Berita Terkait