Plh Dandim Aceh Selatan di Idul Adha 1447 H: Kurban Itu Simbol Keikhlasan, Bukan Sekadar Sembelih Hewan
1 jam yang lalu
Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Kodim 0107/Aceh Selatan. Foto: Dok. Ist
TAPAKTUAN - Komando Distrik Militer (Kodim) 0107/Aceh Selatan menggelar ibadah Shalat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat luas. Kegiatan keagamaan ini dipusatkan di halaman Makodim 0107/Aceh Selatan yang berlokasi di Desa Lhok Bengkuang Timur, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu, 27 Mei 2026.
Pelaksanaan shalat hari raya Qurban tersebut berlangsung secara khidmat dan diselimuti rasa kebersamaan yang erat. Agenda ini diikuti oleh seluruh personel Kodim, anggota Persit, serta ratusan warga yang bermukim di sekitar pangkalan. Momentum Idul Adha kali ini sekaligus dimanfaatkan sebagai sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh hubungan harmonis antara jajaran TNI dan rakyat di wilayah teritorial tersebut.
Sejumlah pejabat teras terpantau turut hadir di lokasi, di antaranya Pelaksana Harian (Plh) Dandim 0107/Aceh Selatan Mayor Inf Harry Soesanto, para Perwira Staf, serta pengurus Persit KCK Cabang XXIX Dim 0107 yang membaur bersama jamaah dari masyarakat sekitar.
Di sela-sela kekhusyukan acara, Plh Dandim 0107/Aceh Selatan, Mayor Inf Harry Soesanto, menyampaikan pandangannya mengenai esensi hari raya. Menurutnya, Idul Adha tidak boleh dipandang sebagai momentum ibadah ritual semata, melainkan harus diresapi sebagai sarana pengetuk nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta jembatan emosional antara prajurit TNI dan konstituennya.
“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui momentum ini, kami berharap hubungan silaturahmi antara prajurit Kodim 0107/Aceh Selatan dengan masyarakat semakin erat serta terus terjalin semangat gotong royong dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Mayor Inf Harry, Rabu.
Di sisi lain, Ustadz Wanhar As-Salatany yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib shalat Idul Adha, dalam tausiahnya mengajak seluruh jamaah untuk merefleksikan hari raya ini sebagai tonggak peningkatan ketakwaan dan keikhlasan personal.
Dalam isi khutbahnya, ia mengupas tuntas bahwa makna hakiki dari berkurban bukan hanya sebatas rutinitas menyembelih hewan ternak. Lebih dalam dari itu, kurban merupakan simbol pengorbanan, wujud ketaatan mutlak, dan keikhlasan total dalam menjalankan setiap perintah Allah SWT, sebagaimana yang pernah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Khatib juga menyelipkan pesan persatuan dengan mengajak seluruh lapisan jemaah untuk konsisten merawat tali ukhuwah Islamiyah. Warga diimbau untuk terus menumbuhkan rasa saling peduli serta melestarikan budaya gotong royong dalam dinamika kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
Secara keseluruhan, pelaksanaan ibadah Shalat Idul Adha bersama di lapangan Makodim ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga seluruh rangkaian prosesi selesai ditunaikan.
Editor : Ade Hikma
Komentar
Berita Terkait
Daerah
Jumlah Hewan Kurban di Gampong Leu Ue Aceh Besar Meningkat Drastis
1 jam yang lalu
Daerah
Idul Adha 1447 H, Polresta Barelang Sembelih 42 Ekor Hewan Kurban untuk Warga Batam
11 jam yang lalu
Daerah
Bupati Aceh Selatan Janji Fasilitasi Pemulangan Jenazah TKI yang Meninggal di Malaysia
Kemarin, 07:22 WIB
Daerah
Pimpin Apel Gabungan, Sekda Aceh Selatan: Disiplin ASN Bukan Pilihan, tapi Kewajiban Mutlak
25 Mei 2026, 17:55 WIB
Daerah
Sabet Juara 2 MTQ Provinsi Aceh, Pemko Banda Aceh Gelontorkan Bonus untuk Kafilah
24 Mei 2026, 13:42 WIB
Daerah
Petani yang Tenggelam di Sungai Krueng Bakongan Aceh Selatan Ditemukan Meninggal
23 Mei 2026, 17:45 WIB