News Breaking News

Mujibur Rahman Berpulang, Korban Jiwa Ledakan Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Jadi Empat

Nana

Nana

1 jam yang lalu

2 menit baca
Mujibur Rahman Berpulang, Korban Jiwa Ledakan Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Jadi Empat

Ucapan belasungkawa dari akun Instagram Poltekpel Aceh.

BANDA ACEH – Korban jiwa dalam insiden ledakan di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 kembali bertambah. Seorang taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Mujibur Rahman, meninggal dunia pada Senin (6/7/2026) pukul 12.38 WIB setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya taruna yang menjadi salah satu korban dalam insiden tersebut.

“Atas nama seluruh jajaran manajemen dan insan ASDP, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” kata Andri.

Mujibur Rahman merupakan taruna Diploma IV Teknika Pembentukan Gelombang II yang lahir pada 11 Desember 2003. Ia menjadi salah satu dari 15 korban yang mengalami luka bakar dan luka-luka akibat ledakan di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2.

ASDP menyatakan sejak insiden terjadi, perusahaan terus berkoordinasi dengan rumah sakit, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memastikan para korban mendapatkan penanganan medis serta pendampingan bagi keluarga.

Selain itu, ASDP juga menegaskan komitmennya mendukung penuh proses investigasi yang tengah dilakukan guna mengetahui penyebab pasti ledakan.

"Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat standar keselamatan dan penyempurnaan prosedur operasional penyeberangan,"paparnya.

Insiden tersebut terjadi saat para taruna praktik mengikuti pengenalan peralatan di kamar mesin kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh. Saat electro motor hydraulic pintu sekat kedap kamar mesin dioperasikan, terjadi ledakan yang mengakibatkan Kepala Kamar Mesin (KKM) bersama 14 taruna mengalami luka bakar dan luka-luka.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun kepolisian, dugaan sementara ledakan dipicu panas berlebih pada electro motor hydraulic setelah panel hidrolik pintu dioperasikan dalam waktu yang cukup lama di tengah suhu ruang kamar mesin yang tinggi. Meski demikian, penyebab pasti insiden masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Dengan meninggalnya Mujibur Rahman, jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan KMP Aceh Hebat 2 kini menjadi empat orang.

Editor : Nana

Komentar

Berita Terkait