Dayah Miftahul Ulum Hangus Terbakar, Ini Langkah Taktis Bupati Aceh Selatan
1 jam yang lalu
Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS beserta forkopimda saat memberikan bantuan masa panik kepada pendidikan Dayah Miftahul Ulum di Gampong Barat Daya, Kecamatan Kluet Selatan. Foto: Dok.Ist
TAPAKTUAN - Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan bergerak cepat merespons bencana kebakaran yang menghanguskan fasilitas pendidikan Dayah Miftahul Ulum di Gampong Barat Daya, Kecamatan Kluet Selatan.
Sehari setelah api melalap kompleks pendidikan agama tersebut, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS langsung turun ke lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada para korban terdampak pada Selasa (16/6/2026).
Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap keluarga dan civitas dayah yang harus kehilangan tempat tinggal.
Kebakaran hebat yang terjadi pada Senin (15/6/2026) siang itu melalap habis rumah guru dayah yang selama ini menjadi pilar penunjang aktivitas belajar para santri.
Dalam kunjungan darurat tersebut, Bupati Mirwan tidak datang sendiri. Ia memboyong gerbong birokrasinya, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda, Plt Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, serta Camat Kluet Selatan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan terintegrasi.
Di hadapan keluarga besar pesantren, Mirwan menyampaikan duka mendalam sekaligus menegaskan komitmennya bahwa pemkab akan menjamin kebutuhan dasar korban selama masa tanggap darurat.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan turut berduka atas musibah kebakaran ini. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan," kata Mirwan.
Kehadiran orang nomor satu di Aceh Selatan ini disambut hangat oleh otoritas pesantren. Pimpinan Dayah Miftahul Ulum, Abati Wahidi Salihin, menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
Baginya, kedatangan bupati dan jajaran bukan sekadar urusan serah-terima bantuan fisik, melainkan suntikan moril yang sangat berharga bagi psikologis para pengajar dan santri.
"Kami mengucapkan syukur Alhamdulillah dan terima kasih kepada Bapak Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS yang telah menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap musibah yang kami alami. Perhatian pemerintah ini sangat berarti bagi kami dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali," ujar Abati.
Abati juga melayangkan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan yang dinilai selalu tanggap dan hadir di garis depan setiap kali bencana melanda pemukiman warga di berbagai titik wilayah.
Berdasarkan laporan kronologi dari Camat Kluet Selatan, petaka itu bermula pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB. Api dengan cepat menjalar dan mengamuk di kompleks Dayah Miftahul Ulum, khususnya pada deretan rumah guru dayah yang selama ini ditempati oleh Tgk Sapardianto hingga menyisakan puing-puing arang.
Kendati fluktuasi api sempat memicu kepanikan warga sekitar, untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian material ditaksir mencapai angka yang cukup besar.
Api akhirnya berhasil dijinakkan berkat gotong-royong cepat warga setempat bersama petugas pemadam kebakaran sebelum merembet ke gedung utama pesantren.
Adapun paket bantuan masa panik yang digelontorkan oleh Pemkab Aceh Selatan siang itu meliputi logistik vital darurat, mulai dari perlengkapan tidur, pakaian layak pakai, bahan makanan pokok, pasokan air minum, hingga kebutuhan sanitasi lainnya.
Jangka panjangnya, pemkab memastikan tidak akan melepas tangan begitu saja. Koordinasi intensif antar-instansi terus berjalan untuk mendata kerusakan menyeluruh.
Langkah rehabilitasi pascabakaran sedang disiapkan agar stabilitas dan aktivitas pendidikan agama di dayah yang menjadi pusat sosial masyarakat Gampong Barat Daya ini bisa segera pulih seperti sediakala.
Editor : Redaksi
Komentar
Berita Terkait
Daerah
Lambaro Jadi Lautan Manusia, Ribuan Warga Padati Jalan Sambut Pawai 1 Muharram 1448 H
7 jam yang lalu
Daerah
Mualem Utus Sekda ke Jakarta, Satukan Suara Forbes dan DPR Aceh Kawal Revisi UUPA
7 jam yang lalu
Daerah
Nama Riyaldi Menguat Jelang Musda KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Perubahan
10 Juni 2026, 20:00 WIB
Daerah
Musda KNPI Aceh Selatan Segera Digelar, Sejumlah Nama Mulai Mencuat
9 Juni 2026, 14:43 WIB
Daerah
Terima SK Kepengurusan Baru dari Sekda, Ketua HAMAS Siap Hidupkan Lagi Peran Strategis Mahasiswa
3 Juni 2026, 00:12 WIB
Daerah
Irigasi Gunung Pudung Dinormalisasi Atas Perintah Bupati Mirwan, 1.700 Hektare Sawah Kembali Normal
1 Juni 2026, 20:48 WIB