Sabet Predikat Terbaik, Aceh Jaya dan Kota Langsa Wakili Serambi Mekah di PPD Nasional 2026

Redaksi

Redaksi

2 jam yang lalu

2 menit baca
Sabet Predikat Terbaik, Aceh Jaya dan Kota Langsa Wakili Serambi Mekah di PPD Nasional 2026

Banner Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya pada Ajang Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional 2026. Dok. Ist

BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh resmi menetapkan Kabupaten Aceh Jaya dan Kota Langsa sebagai daerah terbaik dalam Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026. Atas capaian gemilang ini, kedua wilayah tersebut didapuk menjadi delegasi yang akan mewakili Provinsi Aceh di ajang PPD tingkat nasional.

Keputusan prestisius ini tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, Zulkifli. Surat tersebut dilayangkan langsung kepada Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas RI pada Jumat, 5 Juni 2026.

Keberhasilan Aceh Jaya dan Kota Langsa tidak didapatkan dengan mudah. Proses penilaian PPD Kabupaten/Kota tingkat Provinsi Aceh berlangsung ketat sejak 21 Mei hingga 2 Juni 2026 melalui sistem digital aplikasi PPD Bappenas.

Tim Penilai Provinsi melakukan evaluasi mendalam terhadap dokumen perencanaan pembangunan daerah dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Aceh. Berdasarkan hasil evaluasi komprehensif tersebut, Aceh Jaya dinobatkan sebagai kabupaten terbaik, sementara Kota Langsa mengunci posisi sebagai kota terbaik di tingkat provinsi.

Selanjutnya, kedua daerah ini akan langsung bertarung masuk ke tahapan Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah tingkat nasional yang dimotori oleh Bappenas.

Sebagai informasi, Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) merupakan komparasi tahunan yang bergengsi. Ajang ini bertujuan untuk mengukur kualitas perencanaan, capaian realisasi pembangunan, serta kekuatan inovasi daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Bagi Aceh Jaya dan Kota Langsa, kelolosan ke tahap nasional ini menjadi panggung emas untuk menunjukkan taji. Keduanya berkesempatan membuktikan bahwa kualitas perencanaan serta eksekusi kebijakan pembangunan yang mereka jalankan selama ini mampu bersaing di level tertinggi secara nasional.

Langkah ini juga mendapat pengawalan ketat dari internal pemerintahan. Surat penyampaian hasil penilaian tersebut diketahui telah ditembuskan kepada sejumlah pejabat teras, mulai dari Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah Aceh, Bupati Aceh Jaya, Wali Kota Langsa, hingga kepala Bappeda dari masing-masing daerah terkait.(*)

Editor : Redaksi

Komentar

Berita Terkait