Gandeng Dokter RS Mata Cicendo, RSUD Meuraxa Gelar Operasi Katarak Gratis dengan Teknologi Modern

Ade Hikma

Ade Hikma

1 jam yang lalu

2 menit baca
Gandeng Dokter RS Mata Cicendo, RSUD Meuraxa Gelar Operasi Katarak Gratis dengan Teknologi Modern

RSUD Meuraxa Banda Aceh menggelar operasi katarak gratis. Foto: Dok. Ist

BANDA ACEH - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Banda Aceh mengambil langkah progresif dalam menekan angka gangguan penglihatan di Serambi Mekah.

Bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Aceh, rumah sakit pelat merah ini menggelar aksi sosial operasi katarak gratis yang berlangsung di Ruang Operasi RSUD Meuraxa pada Minggu pagi, 14 Juni 2026.

Aksi kemanusiaan ini bukan sekadar pelayanan kesehatan biasa, melainkan bagian dari program pengampuan nasional yang disupervisi langsung oleh Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung selaku rumah sakit rujukan khusus mata di bawah Kementerian Kesehatan RI.

Guna memastikan mutu layanan berstandar tinggi, RSUD Meuraxa memboyong dua dokter spesialis mata senior dari RS Mata Cicendo, yakni dr. Pramawita O. Amiruddin, SpM(K), M.Kes dan dr. Ine Renata Musa, SpM(K). Kehadiran para konsultan tersebut sekaligus untuk memberikan pendampingan teknis serta transfer ilmu kepada tenaga medis lokal di Aceh.

Dalam pelaksanaannya, tim dokter menerapkan teknologi operasi mata mutakhir melalui metode Fakoemulsifikasi. Teknik ini merupakan operasi katarak modern dengan tindakan minimal invasif yang memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk menghancurkan lensa mata yang telah mengeruh.

Setelah dihancurkan, lensa tersebut disedot keluar untuk kemudian digantikan dengan lensa tanam buatan atau Intraocular Lens (IOL), sehingga pasien dapat kembali melihat dengan jernih pasca-operasi tanpa perlu prosedur sayatan lebar yang membutuhkan jahitan konvensional.

Plt Direktur RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady, SpOG, MHPM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan potret nyata dari komitmen rumah sakit dalam mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang optalmologi atau kesehatan mata.

"Kegiatan ini tidak hanya memberikan akses operasi katarak secara gratis bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara RSUD Meuraxa, Perdami Aceh, serta rumah sakit pengampu dalam meningkatkan kompetensi dan mutu layanan," ujar dr. Taufik menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi tersebut.

Melalui terobosan medis ini, manajemen RSUD Meuraxa berharap semakin banyak warga Aceh yang pulih penglihatannya. Dengan demikian, mereka dapat kembali produktif, mandiri, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan kualitas hidup yang jauh lebih baik.

Editor : Redaksi

Komentar

Berita Terkait