Babinsa dan Warga Samadua Bangun Drainase Cegah Banjir

Ade Hikma

Ade Hikma

2 jam yang lalu

2 menit baca
Babinsa dan Warga Samadua Bangun Drainase Cegah Banjir

Babinsa Koramil 05/Samadua Kodim 0107/Aceh Selatan bergotong royong bersama masyarakat dalam membangun infrastruktur saluran drainase di Desa Jilatang Kecamatan Samadua. Foto: Dok. Ist

ACEH SELATAN - Semangat kebersamaan dan kepedulian kolektif terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan secara nyata di tingkat pedesaan. Babinsa Koramil 05/Samadua Kodim 0107/Aceh Selatan, Koptu Luki Setiadi, turun langsung ke lapangan untuk bergotong royong bersama masyarakat dalam membangun infrastruktur saluran drainase di Desa Jilatang, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, pada Minggu, 31 Mei 2026.

Di bawah sengatan terik matahari, jajaran Babinsa dan warga setempat tampak kompak bahu-membahu mengerjakan proyek pembangunan drainase desa tersebut. Infrastruktur pengairan ini nantinya diproyeksikan bakal berfungsi vital untuk memperlancar aliran air pembuangan, mengurangi titik genangan, serta meminimalisir potensi luapan banjir luapan saat memasuki musim penghujan tiba. Kebersamaan yang terjalin erat dalam kegiatan fisik tersebut sekaligus menjadi cerminan dari kuatnya kemanunggalan serta hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

Koptu Luki Setiadi mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif Babinsa dalam setiap sendi kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen dasar TNI untuk selalu hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan warga di lapangan. Langkah ini sekaligus menjadi stimulus untuk terus mendorong kembali tumbuh suburnya budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas luhur bangsa Indonesia.

“Gotong royong bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan bersama, tetapi juga memperkuat persaudaraan, kekompakan, dan rasa memiliki terhadap lingkungan. Kami berharap drainase ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari genangan air,” ujarnya, Minggu.

Menurut penilaian Koptu Luki, akselerasi pembangunan desa tidak boleh hanya bergantung pada program pemerintah semata, melainkan juga membutuhkan kontribusi dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat secara swadaya. Oleh karena itu, modal semangat kebersamaan seperti yang terlihat dalam kegiatan di Desa Jilatang tersebut perlu terus dipelihara secara konsisten dan ditingkatkan volumenya ke depan.

Kehadiran sosok Babinsa di tengah-tengah pemukiman masyarakat pun langsung mendapat apresiasi positif dari warga Desa Jilatang. Selain dinilai mampu memberikan suntikan motivasi tambahan dan mendongkrak semangat kerja warga, keterlibatan personel tentara ini juga menjadi bukti konkrit bahwa TNI selalu hadir berdiri bersama rakyat dalam mendukung program pembangunan fisik di wilayah pedesaan.

Melalui kegiatan gotong royong pembersihan dan pembuatan parit ini, jalinan sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat dapat terwujud secara alami. Semangat kebersamaan yang dipertontonkan oleh kedua belah pihak menjadi modal sosial yang sangat penting dalam mewujudkan tata lingkungan yang aman, nyaman, dan sehat, sekaligus mendukung program percepatan pembangunan desa demi meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat setempat.

"Bersama rakyat, TNI kuat. Bersama gotong royong, pembangunan desa semakin cepat dan bermanfaat."

Editor : Ade Hikma

Komentar

Berita Terkait