Hujan dan Angin Kencang Rusak Atap Sejumlah Toko di Aceh Besar

Nana

Nana

3 jam yang lalu

2 menit baca
Hujan dan Angin Kencang Rusak Atap Sejumlah Toko di Aceh Besar

Kondisi atap yang rusak akibat angin kencang, foto: ist

ACEH BESAR – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kabupaten Aceh Besar pada Rabu (1/7), mengakibatkan atap sejumlah toko di Gampong Eumpe Tanong, Kecamatan Montasik, mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, melalui petugas Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), Iqbal, mengatakan informasi kejadian diterima sekitar pukul 15.50 WIB. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

“Dua unit toko terdampak akibat terpaan angin kencang. Satu toko mengalami kerusakan ringan dan satu lainnya mengalami kerusakan sedang,” kata Iqbal.

Ia menjelaskan, toko milik Marwan (44) yang digunakan untuk usaha nasi mengalami kerusakan ringan pada bagian atap. Sementara toko milik Hendra yang menjual kue mengalami kerusakan sedang setelah atap dua pintu tokonya diterpa angin kencang.

Menurut Iqbal, peristiwa itu dipicu cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah Aceh Besar sejak dini hari. Saat kejadian, sebagian toko masih beroperasi, sementara beberapa lainnya sudah tutup sehingga petugas mengalami kendala saat melakukan pendataan karena tidak seluruh bangunan memiliki papan nama.

Setelah menerima laporan, petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, dan dokumentasi terhadap bangunan yang terdampak. Hingga pukul 17.04 WIB, hujan dan angin kencang masih berlangsung di Kecamatan Montasik.

“Saat ini para penyewa toko melakukan perbaikan darurat pada bagian atap untuk mengantisipasi kebocoran dan rembesan air hujan ke dalam bangunan,” ujar Iqbal.

BPBD Aceh Besar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dan berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan maupun bencana hidrometeorologi lainnya.

Editor : Nana

Komentar

Berita Terkait