Mengenal Sosok Iptu Narsyah Agustian, Eks Kasat Reskrim dengan Sepak Terjang Kilat di Aceh Selatan

Redaksi

Redaksi

1 jam yang lalu

3 menit baca
Mengenal Sosok Iptu Narsyah Agustian, Eks Kasat Reskrim dengan Sepak Terjang Kilat di Aceh Selatan

Iptu Narsyah Agustian, SH.,MH. Mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan. Foto: Dok.Ist

BANDA ACEH - Rotasi di tubuh Kepolisian Daerah (Polda) Aceh kembali bergulir memindahkan sejumlah perwira berprestasi. Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Aceh Nomor ST/311/VI/KEP.3/2026 tertanggal 11 Juni 2026, yang ditandatangani oleh Karo SDM Kombes Pol Ricky Purnama Kertapati atas nama Kapolda, nama Iptu Narsyah Agustian, SH, MH, resmi ditarik ke markas polda.

Pria kelahiran Langsa tahun 1984 ini dipercaya mengemban tugas baru yang tak kalah mentereng sebagai Panit 2 Unit 5 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Aceh.

Pergeseran ini bukan sekadar rutinitas birokrasi biasa. Bagi publik Aceh Selatan, kepindahan Narsyah menandai berakhirnya sebuah babak penegakan hukum yang intensif, taktis, dan penuh terobosan sejak ia pertama kali menginjakkan kaki di Polres Aceh Selatan pada September 2023 silam. Selama hampir tiga tahun, ia mengukir rekam jejak yang solid di dua lini krusial.

Pemukul Bandar dan Perajut Kampung Bersinar

Narsyah mengawali debutnya di Polres Aceh Selatan sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) sejak September 2023 hingga 7 April 2025. Di wilayah hukum yang dikenal memiliki tantangan geografis berbukit dan hutan lebat ini, ia langsung tancap gas. 

Di bawah komandonya, Korps Bhayangkara anti-madat berhasil mengendus dan memusnahkan dua ladang ganja siap panen yang tersembunyi di pedalaman.

Tak hanya bermain di sektor hulu, Narsyah memotong jalur distribusi hilir dengan menggagalkan peredaran 1.450 gram atau nyaris 1,5 kilogram sabu-sabu, menyita paket ganja siap edar, serta meringkus sejumlah bandar kakap di beberapa titik strategis Kabupaten Aceh Selatan. 

Menariknya, ia menyadari perang melawan narkotika tidak bisa dimenangkan hanya dengan moncong senjata. Melalui pendekatan preventif yang sistematis, ia menginisiasi pembentukan 18 Kampung Bebas Dari Narkoba (KBN) di seluruh pelosok kabupaten untuk membangun benteng pertahanan imun komunal dari level akar rumput.

Langkah masif ini sekaligus mencerminkan prinsip kerjanya bahwa penegakan hukum harus berjalan selaras dengan penyelamatan masa depan generasi di tingkat desa.

Sepak Terjang Kilat di Reserse Kriminal

Keberhasilan membersihkan lini narkotika membuat pimpinan mempercayakan posisi Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) kepadanya sejak 7 April 2025. Di posisi baru ini, tantangannya segera bergeser ke pusaran kriminalitas umum yang jauh lebih dinamis dan kompleks.

Namun, selama 14 bulan menjabat hingga Juni 2026, catatan Direktorat Kriminal Polres Aceh Selatan justru dipenuhi dengan rangkaian pengungkapan kasus-kasus menonjol dengan ritme yang sangat cepat.

Salah satu prestasi yang paling menyedot perhatian publik adalah gerak kilat tim Opsnal dalam merespons kasus kemanusiaan pembunuhan bayi di Trumon Timur, di mana pelaku berhasil dibekuk dalam waktu kurang dari 3 jam setelah jasad ditemukan.

Tidak berhenti di situ, Narsyah juga agresif dalam memberantas kejahatan konvensional dan jalanan, terbukti dengan keberhasilan menggulung sindikat pencurian kendaraan bermotor yang mengamankan 11 unit sepeda motor, membongkar kasus pencurian dengan pemberatan modus bongkar rumah, serta mengurai kasus penggelapan mobil.

Ketajaman taktik alumnus magister hukum ini kian diuji saat membawa jajarannya masuk ke ranah hukum yang lebih makro.

Narsyah sukses membongkar praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur, melakukan penertiban pertambangan dan pengolahan tembaga ilegal, hingga penegakan hukum terkait tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) di kawasan lindung Suaka Margasatwa Rawa Singkil.

Bersamaan dengan itu, di tengah atensi nasional, ia juga aktif melakukan pembersihan terhadap praktik judi online yang marak di tengah masyarakat.

Kini, dengan kantong portofolio yang tebal dari pesisir selatan, Iptu Narsyah Agustian bersiap menghadapi dinamika kriminalitas yang lebih makro di Ditreskrimum Polda Aceh.

Bagi Polres Aceh Selatan, sepak terjang kilatnya telah meninggalkan standar tinggi dalam menjaga ketertiban dan keamanan publik.

Editor : Redaksi

Komentar

Berita Terkait