Kemenag Serahkan SK Alih Bentuk STIS Ummul Ayman Menjadi IAI Ummul Ayman

Nana

Nana

3 jam yang lalu

2 menit baca
Kemenag Serahkan SK Alih Bentuk STIS Ummul Ayman Menjadi IAI Ummul Ayman

Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, Dr. Faisal Ali Hasyim, menyerahkan Keputusan Menteri Agama (KMA). Foto: ist

PIDIE JAYA – Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, Dr. Faisal Ali Hasyim, menyerahkan Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang alih bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman menjadi Institut Agama Islam (IAI) Ummul Ayman di Pidie Jaya, Senin (29/6/2026).

Penyerahan KMA tersebut menandai babak baru pengembangan pendidikan tinggi Islam di Aceh. Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Pidie Jaya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, jajaran yayasan, sivitas akademika, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Faisal Ali Hasyim mengucapkan selamat atas perubahan status STIS Ummul Ayman menjadi institut. Menurutnya, peningkatan status harus diiringi dengan peningkatan mutu pendidikan, penelitian, serta tata kelola perguruan tinggi.

“Selamat kepada Ummul Ayman atas peningkatan status ini. Kami berharap seluruh sivitas akademika terus meningkatkan kualitas, baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan,” kata Faisal.

Ia menilai budaya riset di lingkungan kampus perlu terus diperkuat. Dosen didorong aktif melakukan penelitian yang dipublikasikan di jurnal bereputasi dan terindeks nasional maupun internasional, seperti SINTA dan Scopus.

Faisal juga berharap kualitas mahasiswa terus ditingkatkan. Saat ini IAI Ummul Ayman memiliki 839 mahasiswa dan ditargetkan mampu berkembang menjadi sekitar 2.000 mahasiswa dalam lima tahun ke depan.

Menurutnya, peningkatan jumlah mahasiswa harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas lulusan agar memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif sesuai kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Selain itu, ia mendorong pengembangan program studi. Saat ini IAI Ummul Ayman memiliki empat program studi yang diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi program unggulan melalui kurikulum yang adaptif dan inovatif.

Faisal menambahkan, pengembangan sarana dan prasarana kampus juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Karena itu, yayasan dan rektorat diharapkan terus membangun lingkungan belajar yang representatif.

Di akhir sambutannya, ia menyatakan optimistis IAI Ummul Ayman akan terus berkembang di bawah kepemimpinan Ketua Yayasan Ummul Ayman, Tgk. H. Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu.

“Semoga IAI Ummul Ayman menjadi institusi pendidikan Islam yang semakin maju dan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Editor : Nana

Komentar

Berita Terkait