Jaring Bibit Berbakat, Dinas Pendidikan Gelar Seleksi O2SN dan FLS3N Aceh Selatan 2026
16 Mei 2026, 19:57 WIB
Foto: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Selatan seleksi o2sn fls3n 250 siswa . Dok. Ist
ACEH SELATAN - Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka Seleksi O2SN dan FLS3N Aceh Selatan 2026 di SDN Unggul Tapaktuan, Sabtu, 16 Mei 2026. Kompetisi ini melibatkan 250 siswa sekolah dasar (SD) terbaik yang lolos dari penyisihan tingkat kecamatan.
Kegiatan ini menjadi ajang seleksi ketat karena para peserta merupakan hasil penyaringan dari ratusan siswa di 206 SD se-Aceh Selatan. Target utama dari kompetisi ini adalah menjaring bibit atlet dan pelajar berbakat yang nantinya akan mewakili Kabupaten Aceh Selatan di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Aceh Selatan, T. Rismarjon, S.Pd, menjelaskan bahwa seluruh peserta yang hadir hari ini adalah peraih juara pertama di kecamatannya masing-masing.
"Para peserta juga dipastikan telah terdaftar resmi pada website ajang talenta 2026. Nantinya, peserta yang memperoleh peringkat juara 1 di tingkat kabupaten berhak mengikuti lomba ke tingkat selanjutnya, yaitu ke tingkat provinsi," kata Rismarjon, Sabtu.
Terdapat berbagai cabang yang diperlombakan dalam dua kategori besar ini:
-
FLS3N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional): Pantomim, seni tari, kriya, mendongeng, gambar bercerita, menyanyi solo, dan menulis cerita.
-
O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional): Pencak silat, kids atletik, senam, renang, dan bulu tangkis.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan, Ridha Nisfu, S.Pd, yang diwakili oleh Kabid GTK, Fitria Sastri, SE, M.Si, menegaskan bahwa ajang ini harus menjadi panggung pembuktian bakat dan prestasi siswa. Namun, ia mengingatkan agar nilai kejujuran tetap menjadi yang utama.
"Kepada siswa yang mengikuti seleksi O2SN, kita minta agar menjadi petarung yang tangguh dengan bertanding secara jujur dan sportif (fair play) untuk membawa nama harum daerah di level provinsi dan nasional. Menang itu membanggakan, namun bermain secara sportif adalah jauh lebih terhormat," ujar Fitria menyampaikan pesan Kadisdikbud.
Untuk para peserta FLS3N, Fitria berharap seni dan sastra yang ditampilkan mampu mengekspresikan keindahan budaya lokal Aceh Selatan. Menurutnya, generasi muda adalah benteng pertahanan budaya di era digital. "Kalian adalah penjaga identitas bangsa di tengah gempuran teknologi informasi zaman modern," tuturnya.
Di akhir sambutan, Disdikbud memberikan apresiasi kepada para guru pendamping yang terus membimbing siswa dengan sabar. Kalah dan menang dianggap hal biasa, namun keberanian para siswa untuk tampil dan berkompetisi di tingkat kabupaten sudah merupakan sebuah kemenangan yang sesungguhnya.
Editor : Ade Hikma
Komentar
Berita Terkait
Daerah
BEM UI Ikut Suarakan Aspirasi Korban Bencana di Aceh, Sebut Solidaritas Tak Mengenal Daerah Asal
3 Juli 2026, 20:09 WIB
Daerah
BBPOM Aceh Mulai Penilaian Aset untuk Percepat Pembentukan UPT di Aceh Timur
3 Juli 2026, 14:55 WIB
Daerah
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Selatan Gelar Syukuran dan Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi
1 Juli 2026, 17:59 WIB
Daerah
Hujan dan Angin Kencang Rusak Atap Sejumlah Toko di Aceh Besar
1 Juli 2026, 17:23 WIB
Daerah
Aceh Siapkan Hilirisasi Migas Blok Andaman, Mualem Bidik Industri dan Lapangan Kerja
1 Juli 2026, 13:55 WIB
Daerah
Operasional Pemulangan Haji Aceh Segera Tuntas, Satu Kloter Masih di Madinah
29 Juni 2026, 15:18 WIB