Lelah Menanti Janji Manis Pemerintah, Warga Pasie Kualaba'u Aceh Selatan Galang Donasi Mandiri Perbaiki Jalan

Ade Hikma

Ade Hikma

1 jam yang lalu

3 menit baca
Lelah Menanti Janji Manis Pemerintah, Warga Pasie Kualaba'u Aceh Selatan Galang Donasi Mandiri Perbaiki Jalan

Flayer donasi perbaikan jalan gampong Pasie Kualaba'u. Foto: dok Ist

TAPAKTUAN - Puluhan tahun hidup terisolasi oleh infrastruktur yang rusak membuat warga Gampong Pasie Kualaba'u, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, habis kesabaran.

Alih-alih menunggu janji manis pemerintah daerah, masyarakat setempat memilih mengambil langkah ekstrem dengan mendanai sendiri perbaikan fasilitas publik mereka.

Melalui kesepakatan kolektif, warga resmi meluncurkan Gerakan Donasi Masyarakat Pasie Kualaba'u (GEDMAKUBA) pada Kamis, 18 Juni 2026.

Gerakan swadaya ini dipicu oleh keprihatinan mendalam atas rusaknya jalan utama desa yang menjadi urat nadi perekonomian, pendidikan, dan kesehatan, namun tak kunjung mendapatkan penanganan memadai dari otoritas terkait.

Keputusan krusial ini lahir dari rahim musyawarah gampong yang dihadiri oleh seluruh elemen penting desa-mulai dari perangkat gampong, Tuha Peut, tokoh agama, pemuda, hingga tokoh masyarakat setempat.

Ketua Tuha Peut Gampong Pasie Kualaba'u, Tgk. Hamdani, menegaskan bahwa lahirnya GEDMAKUBA adalah ikhtiar pemungkas warga untuk memutus mata rantai persoalan yang mendera mereka selama puluhan tahun.

"Jalan ini merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Selama ini warga sangat bergantung pada akses tersebut untuk berbagai aktivitas. Karena itu, melalui musyawarah bersama, kami sepakat membuka donasi sebagai bentuk gotong royong dan kepedulian terhadap kampung halaman," ujarnya kepada wartawan Wartawan.

Gerakan ini rupanya bukan sekadar urusan memperbaiki semen dan aspal. Tgk. Rasfir, selaku Teungku Sagoe Gampong Pasie Kualaba'u, melihat aksi nyata ini sebagai momentum untuk mempererat kembali rasa kebersamaan dan solidaritas warga, yang selama ini sempat pudar akibat janji manis pemerintah setempat.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, perantau, dan para dermawan untuk bersama-sama membantu. Semoga gerakan ini menjadi amal jariyah sekaligus memberikan manfaat besar bagi masyarakat Pasie Kualaba'u," kata Tgk. Rasfir.

Sadar bahwa gerakan berbasis massa rentan diterpa isu miring, elemen pemuda desa langsung mengambil posisi sebagai garda terdepan pengawas anggaran. M. Nasir, bersama dua koleganya, Rafur dan Misbah, berkomitmen memastikan setiap rupiah yang masuk dari publik akan diaudit secara berkala.

"Ini adalah gerakan seluruh masyarakat Pasie Kualaba'u. Kami siap mendukung dan memastikan pengelolaan donasi dilakukan secara terbuka sehingga kepercayaan masyarakat dapat terjaga," ujar M. Nasir.

Langkah berani warga ini juga memantik simpati dari para tetua desa. Hasan, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyebut gerakan ini adalah tamparan keras sekaligus pembuktian bahwa warga tidak mau lagi menjadi penonton pasif di tengah ketertinggalan daerah.

"Masyarakat tidak ingin hanya menunggu. Dengan semangat gotong royong, kami ingin mengambil bagian dalam memperbaiki kondisi jalan yang menjadi kebutuhan bersama," cetus Hasan.

Harapan senada diucapkan oleh mantan Keuchik Pasie Kualaba'u, Idris. Ia berharap, aksi nyata di tingkat akar rumput ini bisa menjadi pemantik agar pemerintah kabupaten maupun provinsi segera sadar dan mempercepat intervensi pembangunan fisik ke desa mereka.

"Kami berharap berbagai pihak dapat memberikan dukungan dan perhatian sehingga akses jalan yang layak bagi masyarakat dapat segera terwujud," kata Idris.

Sementara itu, Keuchik Pasie Kualaba'u, Imam Mukhti Syah Putra, mengonfirmasi bahwa aksi ini langsung mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk para diaspora asal Aceh Selatan di perantauan.

"Alhamdulillah, hingga saat ini donasi yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp15 juta. Kami akan terus menggalang partisipasi masyarakat, perantau, dan para dermawan untuk mendukung pembangunan jalan ini," kata Imam Mukhti.

Imam juga menjamin akuntabilitas pengumpulan dana ini di bawah kendalinya langsung. Melalui GEDMAKUBA, warga Pasie Kualaba'u mengirimkan pesan kuat, pembangunan tidak harus selalu menunggu birokrasi yang lamban.

Namun, di sisi lain, tanggung jawab negara untuk menyediakan infrastruktur yang layak dan berkelanjutan tetap dituntut hadir di gampong mereka.

Salurkan Donasi Anda Melalui:
Bank Aceh
Nomor Rekening: 12002200054493
Atas Nama: Imam Mukhti Syah Putra

Editor : Redaksi

Komentar

Berita Terkait