Perkuat Kolaborasi, HAMAS Gandeng Kejari Aceh Selatan Kawal Pembangunan Daerah yang Transparan
1 jam yang lalu
Kunjungan HAMAS dalam rangka silaturahmi ke kantor Kejaksaan Negeri Aceh Selatan. Foto: Dok.Ist
TAPAKTUAN – Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS) mulai menancapkan peran strategisnya dalam mengawal tata kelola pemerintahan di daerah. Langkah ini ditandai dengan aksi silaturahmi dan audiensi tatap muka bersama Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Selatan, Rozano Yudistira, di Kantor Kejari setempat pada Kamis, 5 Juni 2026.
Pertemuan yang berjalan dalam tensi dialogis namun penuh kekeluargaan ini menjadi momentum krusial untuk mempererat hubungan kelembagaan antara gerakan mahasiswa dan institusi penegak hukum.
Agenda ini sengaja digelar guna membangun sinergitas antarlembaga sekaligus membuka keran kolaborasi yang konstruktif dalam mendukung akselerasi pembangunan di Kabupaten Aceh Selatan.
Dalam jalinan diskusi tersebut, kedua belah pihak membedah sejumlah isu strategis, mulai dari potret pembangunan daerah, optimalisasi peran generasi muda, hingga urgensi penguatan kesadaran hukum di tengah masyarakat akar rumput.
HAMAS menegaskan bahwa jembatan kolaborasi antara kelompok intelektual muda dan lembaga negara merupakan langkah vital. Hal ini diperlukan demi menciptakan iklim pembangunan daerah yang tidak hanya partisipatif dan transparan, tetapi juga benar-benar berorientasi pada kemaslahatan publik.
Wakil Ketua Umum HAMAS, T. Ridwansyah, melayangkan apresiasi tinggi atas keterbukaan Korps Adhyaksa dalam menerima aspirasi dan ruang dialektika bersama mahasiswa.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kajari Aceh Selatan yang telah meluangkan waktu dan memberikan ruang dialog kepada kami. Pertemuan ini menjadi wadah yang sangat positif bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan serta membangun komunikasi yang baik dengan lembaga penegak hukum demi kemajuan Aceh Selatan yang lebih baik ke depan,” ujar Ridwansyah.
Sebagai agen perubahan (agent of change), Ridwansyah menambahkan bahwa mahasiswa memikul tanggung jawab moral yang besar untuk mengintervensi pembangunan daerah lewat sumbangan gagasan, kritik konstruktif yang tajam, serta kemitraan taktis dengan para pemangku kebijakan.
Di sisi lain, pihak Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menyambut positif kedatangan gerbong mahasiswa HAMAS. Kejari berharap komunikasi yang telah dirintis ini bisa dilembagakan secara konsisten melalui berbagai program nyata yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
Sinergi antara elemen pemuda dan institusi hukum dinilai menjadi jangkar penting dalam mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance) sekaligus mendongkrak literasi hukum warga.
Lewat forum silaturahmi ini, HAMAS kembali mempertegas komitmennya untuk terus merajut hubungan yang harmonis dengan berbagai lembaga dan pemangku kepentingan (stakeholder) di Aceh Selatan.
Langkah awal ini diproyeksikan menjadi pemantik lahirnya program kolaboratif yang berdampak nyata pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.
“Membangun Aceh Selatan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.” tutup Ridwansyah.(*)
Editor : Ade Hikma
Komentar
Berita Terkait
Daerah
Sabet Predikat Terbaik, Aceh Jaya dan Kota Langsa Wakili Serambi Mekah di PPD Nasional 2026
10 jam yang lalu
Daerah
Terima SK Kepengurusan Baru dari Sekda, Ketua HAMAS Siap Hidupkan Lagi Peran Strategis Mahasiswa
3 Juni 2026, 00:12 WIB
Daerah
Soal Desil JKA, Sikap Tegas Bupati Mirwan Tuai Apresiasi HAMAS
10 Mei 2026, 10:38 WIB
Daerah
Taklukkan SMAN 1 Peureulak Lewat Drama Penalti, SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Aceh Timur 2026
9 jam yang lalu
Daerah
Bakar Semangat Atlet Jelang PORA Aceh Jaya, Ketua KONI Abdya Janjikan Bonus dari Kantong Pribadi
10 jam yang lalu
Daerah
Akademisi USK Tolak Skema FPSO Mubadala Energy di Blok Andaman, Sebut Ancam Hilirisasi Aceh
Kemarin, 12:34 WIB