PPIH Debarkasi Aceh Siap Sambut Kedatangan Jemaah Haji, Layanan Terintegrasi Disiapkan

Nana

Nana

15 Juni 2026, 13:29 WIB

3 menit baca
PPIH Debarkasi Aceh Siap Sambut Kedatangan Jemaah Haji, Layanan Terintegrasi Disiapkan

Konferensi pers di Asrama Haji Banda Aceh, foto: nana/daulathukum.id

Banda Aceh – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh menyatakan seluruh persiapan untuk menyambut kepulangan jemaah haji asal Aceh dari Tanah Suci telah rampung.

Berbagai instansi yang terlibat telah menyelaraskan mekanisme pelayanan guna memastikan jemaah memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, dan tertib sejak tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda hingga kembali ke daerah asal.

Ketua PPIH Debarkasi Aceh, H. Arijal, M.Si, mengatakan Aceh yang masuk dalam gelombang kedua pemulangan jemaah haji telah melakukan berbagai persiapan bersama petugas daerah, embarkasi, dan pemerintah pusat.

“Kami telah menyampaikan seluruh mekanisme kepada petugas daerah, petugas embarkasi, dan petugas pusat agar proses penyambutan dan kepulangan jemaah berjalan sesuai rencana,” kata Arijal.

Menurutnya, setibanya di Bandara Sultan Iskandar Muda, jemaah akan mengikuti alur pelayanan terpadu yang telah dipersiapkan bersama berbagai instansi, mulai dari proses kedatangan, pemeriksaan imigrasi, bea cukai, hingga pemeriksaan kesehatan.

"PPIH juga mengimbau jemaah yang membawa barang tertentu agar melaporkannya kepada petugas bea cukai untuk mempermudah proses pemeriksaan dan menghindari kendala saat kedatangan,"paparnya.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan untuk memastikan kondisi jemaah. Bagi jemaah yang memerlukan penanganan medis atau rujukan, petugas kesehatan telah menyiapkan prosedur pelayanan sesuai kebutuhan.

Usai menyelesaikan proses di bandara, jemaah akan diantar menuju Asrama Haji Aceh menggunakan armada bus yang telah disiapkan dan dikawal aparat kepolisian guna menjaga kelancaran perjalanan.

Arijal menjelaskan, sesampainya di Asrama Haji, jemaah akan diarahkan masuk ke aula penerimaan dan mengikuti proses pelayanan secara tertib. PPIH juga mengimbau keluarga penjemput, petugas, dan masyarakat yang berada di lokasi untuk menggunakan masker sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan bersama.

"Di aula, jemaah akan menerima berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan barang, pembagian paspor, hingga penyerahan koper sesuai prosedur yang telah ditetapkan,"katanya.

PPIH Debarkasi Aceh juga memastikan distribusi air zamzam telah dilakukan ke seluruh kabupaten dan kota di Aceh. Dengan demikian, jemaah tidak perlu mengambil air zamzam di Debarkasi Aceh, melainkan di daerah masing-masing. Khusus untuk Kabupaten Aceh Besar, pengambilan air zamzam tetap dilakukan di Debarkasi karena pertimbangan jarak.

Untuk mendukung kelancaran penjemputan, PPIH berharap pemerintah kabupaten dan kota menyiapkan armada transportasi bagi jemaah yang akan kembali ke daerah asal. Kendaraan penjemput akan diatur secara bertahap agar tidak menimbulkan kepadatan di lingkungan Asrama Haji Aceh.

“Kami berharap seluruh jemaah mendapatkan pelayanan yang memudahkan sehingga mereka merasa aman dan nyaman selama proses kepulangan hingga kembali ke keluarga masing-masing,” ujar Arijal.

PPIH Debarkasi Aceh optimistis seluruh rangkaian penyambutan dan pelayanan kepulangan jemaah haji tahun 2026 dapat berjalan lancar berkat dukungan dan sinergi seluruh pihak yang terlibat.

Di akhir keterangannya, Arijal berharap seluruh jemaah haji Aceh dapat kembali ke daerah masing-masing dengan selamat serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

Editor : Nana

Komentar

Berita Terkait