Sabet Juara 2 MTQ Provinsi Aceh, Pemko Banda Aceh Gelontorkan Bonus untuk Kafilah

Ade Hikma

Ade Hikma

3 jam yang lalu

2 menit baca
Sabet Juara 2 MTQ Provinsi Aceh, Pemko Banda Aceh Gelontorkan Bonus untuk Kafilah

Wali Kota Banda Aceh, Illiza menyerahkan bonus dan reward kepada para kafilah MTQ Banda Aceh yang berhasil meraih prestasi. Foto: dok Ist

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh resmi menyerahkan bonus dan penghargaan (reward) kepada para kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kota Banda Aceh yang berhasil menorehkan prestasi dalam ajang MTQ Tingkat Provinsi Aceh. Penyerahan apresiasi ini berlangsung di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis, 21 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banda Aceh, Illiza, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi dan perjuangan seluruh anggota kafilah. Meskipun dalam edisi kali ini Kota Banda Aceh harus puas menempati posisi Juara Umum 2, performa para peserta dinilai sangat impresif karena berhasil meloloskan 23 nomor perlombaan hingga ke babak final.

“Prestasi ini luar biasa dan patut diapresiasi. Bonus ini adalah wujud terima kasih Pemerintah Kota atas perjuangan dan dedikasi para kafilah yang telah mengharumkan nama daerah,” ujar Illiza di hadapan para penerima bonus, Kamis.

Kendati memberikan apresiasi tinggi, Illiza menegaskan bahwa pencapaian ini tidak boleh membuat tim lekas berpuas diri. Ia langsung memasang target tinggi untuk pelaksanaan MTQ Provinsi Aceh berikutnya yang akan digelar di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada tahun 2027 mendatang.

Illiza mengingatkan bahwa Banda Aceh memiliki tradisi juara yang sangat kuat dalam sejarah pelaksanaan MTQ di Serambi Mekah.

“Kota Banda Aceh telah 10 kali meraih gelar Juara Umum, di mana yang terakhir kita renggut pada tahun 2023 di Simeulue. Pada perhelatan tahun depan, kita harus mampu merebut kembali gelar Juara Umum tersebut,” ungkap Illiza optimistis.

Untuk merealisasikan target besar tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya persiapan yang matang serta sistem pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar instan menjelang perlombaan.

Ia menginstruksikan Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh untuk mengoptimalkan Pusat Pengembangan Al-Qur'an (PPQ). Selain itu, Illiza secara khusus meminta dihidupkannya kembali program Sanggar Pembinaan Pengajian Al-Qur'an (SPPQ)—sebuah program strategis yang pernah diluncurkan pada tahun 2016 lalu—sebagai wadah utama menjaring dan membina kader-kader Qur’ani sejak dini.

Di akhir prosesi penyerahan bonus, Illiza mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga pendidikan, dayah (pesantren), pengurus masjid, hingga lapisan masyarakat luas untuk bersinergi mendukung pembinaan Al-Qur'an di Banda Aceh.

“Keberhasilan di panggung MTQ adalah cerminan dari tanggung jawab bersama dalam membumikan Al-Qur'an. Selamat kepada para kafilah, terus asah kemampuan dan tingkatkan prestasi,” pungkasnya.

Editor : Ade Hikma

Komentar

Berita Terkait