Potensi Fotografi Dataran Tinggi Gayo Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Aceh Tengah

Nana

Nana

2 jam yang lalu

2 menit baca
Potensi Fotografi Dataran Tinggi Gayo Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Aceh Tengah

Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga, Ryan Firmansyah, memberi sambutan dalam kegiatan yang berlangsung di Takengon. Foto: ist

Takengon – Potensi besar subsektor fotografi di Kabupaten Aceh Tengah terus didorong menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif daerah.

Melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Ekraf “Fotografi Produk Kreatif”, para pelaku fotografi dan generasi muda diharapkan mampu mengembangkan kreativitas menjadi peluang usaha yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antar Lembaga, Ryan Firmansyah, saat membuka kegiatan tersebut di Takengon.

Dalam sambutannya, Ryan mengatakan Aceh Tengah memiliki kekayaan ekonomi kreatif yang beragam dan berpotensi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis pada potensi alam, budaya lokal, dan sumber daya manusia kreatif.

"Sejumlah subsektor ekonomi kreatif telah berkembang di Aceh Tengah, mulai dari kriya dan fesyen melalui Kerawang Gayo yang telah memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual Komunal (KIK), hingga subsektor kuliner dan agrowisata yang ditopang oleh komoditas unggulan Kopi Arabika Gayo,"katanya, Jum'at (19/6/2026).

Selain itu, subsektor fotografi juga memiliki peluang besar untuk berkembang. Keindahan alam dataran tinggi Gayo dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi para fotografer dari berbagai daerah, termasuk Aceh dan Sumatera Utara.

“Potensi ini harus dimanfaatkan menjadi kegiatan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Ryan.

Ia menilai kehadiran para peserta dan komunitas fotografi dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Aceh Tengah memiliki sumber daya yang cukup untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif berbasis fotografi.

Meski demikian, Ryan mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dihadapi, seperti pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta akses terhadap pendanaan bagi pelaku ekonomi kreatif.

Karena itu, ia berharap kegiatan peningkatan kapasitas tersebut dapat menjadi sarana untuk menambah pengetahuan, memperluas pengalaman, serta memperkuat jejaring dan kolaborasi antara pemerintah, industri, komunitas, dan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi pendorong untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Aceh Tengah melalui sektor fotografi,” katanya.

Ryan juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekraf R. Adi Mukhtar Rivai, Anggota DPRK Aceh Tengah Ilyas Sadikin, TAM Bidang Koordinasi Daerah dan Keprotokolan Panji Purboyo, narasumber, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Ekraf “Fotografi Produk Kreatif” dapat menjadi langkah bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi generasi muda penggiat fotografi di Aceh Tengah.

Editor : Redaksi

Komentar

Berita Terkait