Diduga Hendak Curi Motor dan Tabung Gas, Pelaku Kehilangan Tangan Saat Dilumpuhkan Warga di Kajhu
15 Juni 2026, 14:22 WIB
Ilustrasi pencuri yang dikejar warga.
Aceh Besar – Aksi dugaan pencurian di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, berujung dramatis setelah seorang terduga pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam terhadap warga yang berusaha menangkapnya, Sabtu (13/6/2026) dini hari.
Keuchik Gampong Kajhu, Khairizal, mengatakan peristiwa itu bermula ketika pemilik rumah memergoki terduga pelaku yang diduga hendak membawa kabur tabung gas dan sepeda motor miliknya.
Menyadari aksinya diketahui, pelaku langsung melarikan diri. Pemilik rumah kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga warga dan para pemuda gampong berdatangan untuk melakukan pengejaran.
“Pemilik rumah berteriak maling, kemudian pelaku melarikan diri dan dikejar oleh warga serta para pemuda kampung,” kata Khairizal, Senin (15/6/2026).
Pengejaran tersebut berubah menjadi situasi yang menegangkan ketika pelaku mengeluarkan sebilah pisau. Menurut Khairizal, siapa pun yang mencoba menghadang pelaku menjadi sasaran serangan.
“Pelaku mencoba menusuk warga yang menghadangnya. Beberapa kali sudah diperingatkan agar menjatuhkan pisaunya, tetapi tidak dihiraukan,” ujarnya.
Warga yang berusaha menghentikan pelaku hanya menggunakan alat seadanya untuk melindungi diri dari serangan senjata tajam tersebut. Karena terus melakukan perlawanan dan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, warga akhirnya berupaya melumpuhkan pelaku.
Dalam insiden itu, salah satu tangan terduga pelaku mengalami luka berat. Khairizal menyebut tindakan warga dilakukan untuk menghentikan serangan dan mencegah jatuhnya korban.
“Kalau tidak dilumpuhkan, dikhawatirkan ada warga yang menjadi korban karena pelaku terus menyerang dengan pisau,” katanya.
Setelah berhasil diamankan, warga tidak melakukan tindakan lanjutan terhadap pelaku. Mereka segera menghubungi aparat kepolisian untuk menangani kejadian tersebut.
Petugas kemudian mengevakuasi terduga pelaku ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis, sementara pihak kepolisian menangani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana yang terjadi.
Khairizal mengatakan, peristiwa itu menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan sekitar. Ia juga mengimbau warga untuk segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan agar dapat ditangani lebih cepat.
Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi kunci untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan gampong tetap kondusif.
Editor : Nana
Komentar
Berita Terkait
News
PuKAT Desak Kejari Usut Anggota DPRK Aceh Selatan yang Diduga Garap Dapur MBG
18 jam yang lalu
News
Lelah Menanti Janji Manis Pemerintah, Warga Pasie Kualaba'u Aceh Selatan Galang Donasi Mandiri Perbaiki Jalan
18 jam yang lalu
News
Polsek Mesjid Raya Ringkus Terduga Pelaku Pemerasan Wisatawan di Bukit Lamreh, Dua Rekannya Diburu
Kemarin, 14:40 WIB
News
HGU dan Sengketa Lahan Mandek, Komisi II DPR Sentil Komunikasi Kepala Daerah dan BPN Aceh
Kemarin, 12:55 WIB
News
Bukan Lagi Wacana, Benarkah Aceh Bakal Pecah Jadi 3 Provinsi dalam Waktu Dekat?
Kemarin, 11:51 WIB
News
Tambang HGU Astra Aceh Jaya Longsor, 3 Pekerja Tewas 4 Luka-luka
Kemarin, 23:26 WIB