Himapol USK dan JASA Aceh Besar Revitalisasi Nilai Kepahlawanan Tuanku Panglima Polem IX

Ade Hikma

Ade Hikma

2 jam yang lalu

2 menit baca
Himapol USK dan JASA Aceh Besar Revitalisasi Nilai Kepahlawanan Tuanku Panglima Polem IX

Himpunan Himapol USK dan (DPW) Jaringan Aneuk Syuhada (JASA) Kabupaten Aceh Besar, menggelar kegiatan Bakti sosial. Foto: Dok.Ist

KOTA JANTHO – Himpunan Mahasiswa Politik (Himapol) Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Jaringan Aneuk Syuhada (JASA) Kabupaten Aceh Besar menggelar kegiatan pengabdian masyarakat melalui revitalisasi nilai-nilai kepahlawanan di kompleks makam pahlawan tersebut di Gampong Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Revitalisasi Nilai-nilai Kepahlawanan Tuanku Panglima Polem IX sebagai Media Komunikasi dan Pendidikan Politik Masyarakat" itu diikuti sekitar 150 peserta dari unsur akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kepemudaan dan sosial.

Rangkaian kegiatan meliputi pendidikan politik, bhakti sosial, penanaman pohon, zikir dan doa bersama, serta penyaluran santunan kepada anak yatim.

Ketua Panitia, Hasbuna Habiebie, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, keberanian, dan pengorbanan yang diwariskan Tuanku Panglima Polem IX kepada generasi muda Aceh.

"Nilai kepahlawanan tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah. Semangat itu harus menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun kesadaran sosial, memperkuat pendidikan politik, dan menjaga persatuan masyarakat," katanya.

Menurut dia, pendidikan politik yang diberikan dalam kegiatan tersebut menitikberatkan pada pentingnya partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi serta penguatan karakter kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai lokal dan sejarah perjuangan Aceh.

Selain itu, peserta juga melaksanakan gotong royong membersihkan kawasan makam Tuanku Panglima Polem IX dan lingkungan sekitarnya, yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol keberlanjutan perjuangan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan juga diisi dengan zikir, tahlil, dan doa bersama untuk mengenang jasa sang pahlawan nasional serta mendoakan para syuhada dari keluarga kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang gugur selama konflik Aceh.

Ketua Umum DPW JASA Aceh Besar, Raissul Akram Marzuki, mengatakan nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Revitalisasi nilai kepahlawanan tidak hanya dilakukan dengan mengenang sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial, pendidikan, dan penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat," ujarnya.

Sebagai bagian dari kegiatan sosial, panitia juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dari keluarga besar JASA Aceh Besar.

Kegiatan ditutup dengan kenduri kuah beulangong yang diikuti peserta dan masyarakat setempat sebagai simbol persaudaraan, kekompakan, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Aceh.

Melalui kegiatan tersebut, Himapol USK dan DPW JASA Aceh Besar berharap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Tuanku Panglima Polem IX dapat terus hidup dan menjadi pedoman bagi generasi muda dalam membangun Aceh yang berkarakter, berdaya saing, dan tetap berakar pada sejarah serta jati dirinya.

Editor : Ade Hikma

Komentar

Berita Terkait